INI 37 JENDERAL PENDUKUNG PRABOWO-HATTA

Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Djoko Santoso (tengah) bersama relawan mendeklarasikan dukungan kepada capres Prabowo-Hatta Rajasa di Djoko Santoso Center, Jalan Diponegoro, Jakarta, Senin (2/6). Djoko Santoso mendukung capres-cawapres, Prabowo-Hatta karena Prabowo memiliki kesamaan ideologi sebagai mantan tentara serta pemegang ideologi negara./Antara
Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Djoko Santoso (tengah) bersama relawan mendeklarasikan dukungan kepada capres Prabowo-Hatta Rajasa di Djoko Santoso Center, Jalan Diponegoro, Jakarta, Senin (2/6). Djoko Santoso mendukung capres-cawapres, Prabowo-Hatta karena Prabowo memiliki kesamaan ideologi sebagai mantan tentara serta pemegang ideologi negara.


JAKARTA— Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, Jumat (6/6/2014) mengungkap sedikitnya 37 jenderal yang mendukung pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

Adapun, daftar jenderal pendukung Prabowo-Hatta menurut catatan LBH Jakarta sebagai berikut:

Jenderal TNI Purnawirawan Djoko Santoso, Mantan Panglima TNI
Laksmana TNI Purnwirawan Widodo AS, Mantan Panglima TNI
Irjen Pol Purnawirawan Farouk Muhammad Syechbubakar, Mantan Kapolda NTB
Letjen Purnawirawan M Yunus Yosfiah, Mantan Panglima Pangdam II Sriwijaya
Letjen Purnawirawan Johanes Suryo Prabowo, Mantan Kepala Staf Umum TNI
Letnan TNI Purnawirawan Syarwan Hamid, Mantan Kassospol TNI AD
Letnan TNI Purnawirawan Suharto, Mantan Komandan Korps Marinir
Mayjen TNI Purnawirawan Syamsir Siregar, Mantan Kepala BIN
Brigjen Pol Purnawirawan Taufiq Effendi, Mantan Staf Ahli Kapolri
Laksdya TNI Purnawirawan Adang Darajatun, Mantan Wakapolri
Laksdya TNI Purnawirawan Freddy Numberi, Mantan Menteri Perhubungan
Jenderal TNI George Toisutta, Mantan Kepala Staf TNI-AD
Letjen TNI Purnawirawan Burhanuddin, Mantan Pangdam I Bukit Barisan
Laskdya TNI Purnawirawan Moeklas Sidik, Mantan Wakil Kepala Staf TNI Al
Mayjen TNI Purnawiran Sudrajat, Mantan Kapuspen TNI
Mayjen TNI Purnawirawan Kivlan Zen, Mantan Kepala Staf Kostrad
Jenderal TNI Purnawirawan Pramono Edhie Wibowo, Mantan Kepala Staf AD
Mayjen TNI Purnawirawan Hendradji Supanji, MAntan ASPAM KASAD
Letjen TNI Purnawirawan Cornel Simbolon, Mantan Wakil KSAD
Letjen TNI Purnawirawan Joko Sumaryono, Mantan Sesmenko Polhukam
Letjen TNI Purnawirawan Romulo Robert Simbolon, Mantan Sesmenko Polhukam
Mayjen TNI Purnawirawan Nachrowi Ramli, Mantan Kepala Lembaga Sandi Negara RI
Mayjen Purnawirawan Bimo Prakoso, Mantan Staf Lemhanas
Mayjen TNI Purnawirawan Tono Suratman, Mantan Asops TNI
Mayjen Purnawirawan Amir Sembiring, Mantan Dankodiklat AD
Mayjen TNI Purnawirawan Glenny Kairupan, Mantan Dosen Lemhanas
Mayjen TNI Purnawirawan Johnny Wahab, Mantan Koorsahli KSAD
Mayjen TNI Purnawirawan Mahidin Simbolon, Mantan Pangdam XVII Trikora
Mayjen TNI Purnawirawan Soenarko, Mantan Danjen Kopassus
Mayjen TNI Purnawirawan Chairawan, Mantan Komandan Grup 4 Sandi Yudha Kopassus
Marsda Purnawirawan Eko Edi Santoso, Mantan Komandan Kodikau
Irjen Pol Purnawirawan Tommy Trider Jacobus, Mantan Kapolda Papua
Brigjen Purnawirawan Pol Timbul Sianturi, Mantan kadispenum Mabes Polri
Marsma Wutanto Juwono, Mantan Penerbang TNI AU
Marsma Purnawirawan Istowo, Mantan Asper Kepala Staf TNI
Mayjen Purnawirawan Chairawan, Mantan Staf BIN
Bambang Kristiono, Mantan Komandan Batalion 42 Group 4 Sandi Yudha Kopassus.

BACA JUGA: 5 Jenderal Pendukung Jokowi-JK Diduga Bermasalah

Putra Putri Polri Dukung Prabowo-Hatta



Calon Presiden Prabowo Subianto usai menghadiri Rapimnas II Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPPP) di Jakarta, Senin (2/6). Foto: VIVAnews/Ikhwan Yanuar


VIVAnews - Calon Presiden Prabowo Subianto menghadiri Rapimnas II Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPPP) di Jakarta, Senin (2/6). Mereka mendukung Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa sebagai capres dan cawapres karena memiliki semangat, visi, dan misi yang sama dengan Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPPP) , yakni menjaga kedaulatan NKRI dan mewujudkan Indonesia yang bermartabat.

Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Indonesia Dukung Prabowo


Calon Presiden Prabowo Subianto mendapat dukungan dari Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Indonesia (FKPPI) di JCC, Jakarta Pusat, Rabu (3/6).
Foto: VIVAnews/Ikhwan Yanuar

VIVAnews - Prabowo Subianto mendapat dukungan dari Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Indonesia (FKPPI) di JCC, Jakarta Pusat, Selasa (2/6). Di sela - sela pertemuan Prabowo mendapat kejutan, mantan istrinya Siti Hediyati Soeharto turut hadir dalam kesempatan tersebut. Foto: VIVAnews/Ikhwan Yanuar

Mantan Panglima TNI Dukung Prabowo-Hatta


Mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Djoko Santoso mendeklarasikan dukungan kepada Prabowo-Hatta di Djoko Santoso Center, Jakarta, Senin (2/6). Foto: VIVAnews/Ikhwan Yanuar

VIVAnews - Mantan Panglima Jendral TNI (Purn) Djoko Santoso bersama Komunitas Urunan Warga Desa mendeklarasikan dukungan kepada Prabowo-Hatta di Djoko Santoso Center, Jakarta, Senin (2/6). Djoko Santoso mendukung Capres-Cawapres, Prabowo-Hatta karena Prabowo memiliki kesamaan ideologi sebagai mantan tentara serta pemegang ideologi negara.

LSI: Prabowo - Hatta Unggul di DKI


Pengunjung melihat hasil survei pasangan Prabowo - Hata yang unggul di Provinsi DKI Jakarta, Rabu (04/06/2014).
Foto:VIVAnews/Anhar Rizki Affandi

VIVAnews - Lingkar Survei Indonesia menggelar konfrensi pers mengenai perolehan sementara pasangan Capres dan Cawapres pemilu presiden 2014, Jakarta, Rabu (04/06/2014). Pasangan Prabowo Subianto - Hatta Rajasa unggul di Provinsi DKI Jakarta dengan persentase 35 persen sementara pasangan Joko Widodo - Jusuf Kalla 30,66 persen.

Silahkan berkomentar dgn santun

KPU: Prabowo Tidak Tercela

Secara hukum tidak ada hal yang bisa mengakibatkan Prabowo tak penuhi syarat sebagai capres.
Karena telah diketahui umum bahwa Prabowo TIDAK PERNAH dijatuhi pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan HUKUM TETAP.

Dalam UU42/2008 tentang Pilpres, hanya mereka yang pernah dipidana di atas lima tahun yang tidak penuhi syarat. Itulah yang akan menggugurkan seseorang dari syarat calon presiden atau wakil presiden.

Pemberhentian Prabowo dari keanggotaan militer sama sekali bukan hal yang menggugurkan syarat menjadi capres.

Dewan Kehormatan Perwira bukan peradilan. Itu dua hal berbeda. Tindakan Dewan itu tidak bisa disamakan dengan tindakan peradilan

Prabowo masih memenuhi syarat menjadi capres dan STATUSNYA HANYA SEBAGAI SAKSI BERSAMA WIRANTO..... BUKAN SEBAGAI TERSANGKA


ini petikan berita dari Media Tempo.Co. :

 KPU: Prabowo Tidak Tercela
Calon presiden Partai Gerindra, Prabowo Subianto dihujani pertanyaan oleh awak media sebelum bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kantor Presiden, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (13/5). TEMPO/Subekti


TEMPO.CO, Jakarta - Komisioner Komisi Pemilihan Umum, Hadar Nafis Gumay, memastikan semua pasangan calon presiden dan wakil presiden, termasuk Prabowo Subianto, tidak melakukan perbuatan tercela.

"Kategori itu kami ukur dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian atau Surat Kelakuan Baik dari Kepolisian," ujar Hadar di gedung KPU, Sabtu, 31 Mei 2014.

Salah satu syarat untuk lolos menjadi calon presiden dan wakil presiden adalah tidak pernah melakukan tindakan tercela. Syarat itu tertuang dalam UU Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pemilu Presiden dan Wakil Presiden.

Sebelumnya, Asosiasi Pengacara Pengawal Konstitusi melayangkan surat keberatan ke Komisi Pemilihan Umum lantaran meloloskan Prabowo Subianto sebagai bakal calon presiden. Menurut APPK, Prabowo melanggar sejumlah persyaratan yang diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945.

Pertama, APPK menyoroti soal status kewarganegaraan Yordania yang diperoleh Prabowo. Berdasarkan Pasal 6 ayat (1) UU 1945 dan Pasal 5 huruf B UU 42 Tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Presiden dan Wapres, setiap calon hanya boleh memiliki satu kewarganegaraan.

Selanjutnya, terkait kasus pelanggaran hak asasi manusia. Prabowo diberhentikan dari dinas kemiliteran karena melakukan perbuatan tercela di periode 1997-998. Menurut anggota Dewan Kehormatan Militer, mantan komandan Komando Pasukan Khusus itu terlibat kasus penculikan.

Kasus penculikan terhadap beberapa aktivis itu pun ditangani Komisi Nasional Hak Asasi Manusia. Berkas akhir penyelidikan juga sudah diserahkan Komnas HAM ke Kejaksaan Agung.

TIKA PRIMANDARI

B.J. Habibie Menanda Tangani Surat Keputusan Pensiun Prabowo Subianto

Hari ini, 01 Juni 2014 Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa sebagai Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2014 – 2019 dari Koalisi Merah Putih dengan Nomor URUT 1.

Dengan demikian apabila nanti masih saja ada pihak tertentu yang mengangkat masalah status Prabowo Subianto terutama yang mengatakan Prabowo DIPECAT dari dinas militer maka kampanye hitam itu hanya membuang buang energi saja malah bisa dikategorikan sebagai pepesan kosong.
ini bukti Surat Keputusan Presiden


Informasi simpang siur mengenai status Prabowo Subianto ketika mengakhiri tugas sebagai anggota TNI AD menjadi polemik ditengah masyarakat. Kiranya dengan di publish Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 62 / ABRI / 1998 maka polemik itu dengan sendiri nya selesai. Keluarnya SK Presiden RI yang ditanda tangani Presiden BJ Habibie berdasarkan usulan dari Surat Menhankam / Pangab Nomor R / 811 /P- 03/ 15/38/spres tertanggal 18 Nopember 1998 tentang usul pemberhentian secara terhormat dari dinas keprajuritan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia.


Pertimbangan yang diambil Presiden RI adalah bahwa dengan berakhirnya masa keprajuritan dari dinas Angkatan Bersenjata Republik Indonesia atas nama Letnan Jendral TNI Prabowo Subianto NRP 27082 perlu dikeluarkan keputusan pemberhentian secara terhormat terhitung mulai tanggal (TMT) 20 Nopember 1998.


Dalam surat keputusan tersebut dicantum kan Letnan Jenderal TNI Prabowo Subianto berhak mendapat PENSIUN disertai UCAPAN TERIMA KASIH atas JASA-JASANYA yang telah disumbangkan selama menjalankan tugas terhadap Negara dan Bangsa selaku Prajurit Angkatan Bersenjata Republik Indonesia.

Dokumen otentik dan akurat seperti yang terdokumentasi diatas sebagai jawaban legal atas segala tuduhan bahwa Prabowo dipecat dari kedinasan militer. Prabowo berhak mendapatkan dana pensiun yang diterima setiap bulan dari PT ASABRI


Petikan surat keputusan ini disampaikan kepada Menteri Hankam / Pangab dan Kepala Staf TNI AD serta Salinan Asli ditandatangani oleh Sekretaris Militer Presiden Marsekal Muda TNI Budhy Santoso SE dan tertanda (ttd) 
Presiden Republik Indonesia


Bacharuddin Jusuf Habibie

Taktik “Melukai Diri Sendiri” Ala Jokowi [Wajib Baca]




Jokowi mengaku banyak dilukai dan ditindas, tapi bukan berarti Prabowo pelakunya. Dalam pertarungan 2 poros, bukan 3 poros seperti yang diperkirakan semula, penyerang lebih banyak berasal dari diri sendiri. Apalagi, Jokowi mengemas dirinya sebagai sosok yang “lemah” dan “merakyat”. Tentu saja, Jokowi akan lebih mudah mendapat simpati apabila “dilukai” atau “ditindas”.

Seperti yang sudah terlihat, Jokowi banyak diuntungkan dari “penyerangan” kepada dirinya itu. Dan memang demikianlah karakter pertarungan 2 poros, melukai diri sendiri untuk mendapat simpati.

Menghilangnya poros ketiga, mengubah peta permainan karena beberapa alasan. Pertama, pertarungan 2 poros merupakan peristiwa pertama kalinya dalam sejarah Indonesia, khususnya di era Reformasi dan Demokrasi ini. Kedua, karakter pertarungan 2 poros di belahan dunia mana pun, cenderung diwarnai oleh aksi melukai diri sendiri. Khususnya bagi kandidat yang mengemas dirinya dalam citra “Lemah” dan “Merakyat” seperti Jokowi.
Namun dalam praktiknya, tentu tidak sesederhana itu. Aspek Stigma Negatif harus diperhatikan. Dalam kasus Pilpres 2014 kita sudah melihat adanya stigma-stigma dari masing-masing kandidat. Stigma untuk Jokowi adalah “Lemah”, “Merakyat”, “Kristen”, “Cina”, “AS” dan sebagainya. Sedangkan Stigma untuk Prabowo adalah “Militer”, “Elit”, “HAM”, “Koalisi Islam”, “Nasionalisasi” dan sebagainya.

Selain aspek Stigma Negatif, tentu juga harus dilihat siapa yang berhasil memposisikan dirinya berada di bawah (Bottom). Karena melakukan kampanye melukai diri sendiri lebih dapat berhasil apabila sang kandidat mendapat kesan “Rakyat Biasa” atau “Lemah”.

Contoh kasus, ketika Bakrie terbang naik Helikopter ke kediaman Prabowo di Hambalang untuk membahas koalisi. Ketika jubir-jubir PDIP dimintakan pendapatnya soal potensi koalisi Golkar – Gerindra, keluarlah istilah Koalisi Helikopter. Tentu sasarannya adalah menciptakan kesan “Lemah” dan “Orang Biasa” pada Jokowi dalam rangka menanggapi pertemuan Bakrie - Prabowo.




Contoh lainnya, ketika merebak kampanye Jokowi RIP (Jokowi Wafat) yang dikesankan juga kalau Jokowi punya nama Tionghoa. Bermula dari akun Facebook milik Nophie Frinsta dan Tatang Badru Tamam, lalu ramai di pemberitaan.




Tentu saja, kampanye Jokowi RIP ini dapat digolongkan sebagai Kampanye Hitam (Black Campaign) karena tidak berlandaskan fakta. Jokowi dan PDIP pun langsung memberikan pernyataan yang intinya mengatakan kampanye hitam terhadap Jokowi sudah keterlaluan.

Bagi yang tidak mendalami bagaimana pesan, dampak dan alur sebaran kampanye Jokowi RIP ini, tentu mudah menuduh pelakunya adalah kompetitor. Namun setelah dilakukan penelusuran, rupanya terbukti bahwa pelakunya adalah tim kampanye Jokowi sendiri.




Foto di atas adalah foto profil akun Facebook Nophie Frinsta sebelum diganti menjadi foto Jokowi RIP.




Foto di atas adalah foto profil akun Facebook Tatang Badru Tamam sebelum diganti menjadi foto Jokowi RIP.

Melihat permainan melukai diri sendirinya ketahuan, PDIP langsung ambil tindakan melaporkan kampanye Jokowi RIP ke Polisi. Dan tentu saja, tindakan ini untuk mengalihkan sorotan bahwa penyebaran kampanye hitam dilakukan oleh timnya sendiri. Saya duga, pada akhirnya PDIP sendiri secara diam-diam akan mencabut laporannya dari kepolisian nantinya.

Tentu saja, bagi logika masyarakat awam akan mudah menyimpulkan “Kalau Jokowi Dilukai, Pasti Prabowo Pelakunya”. Landasannya tentu saja “Jokowi itu lemah, rakyat biasa, berbeda dengan Prabowo yang elit, militer dan punya kuasa”.

Seperti terbukti pada dua kasus yang diungkap di atas, demikianlah strategi kampanye Jokowi dalam menghadapi Prabowo. Jokowi akan selalu mengesankan dirinya “Lemah” dan “Dilukai Elit”, padahal serangan-serangan pada dirinya lebih banyak dilakukan oleh dirinya sendiri.

Melalui tulisan ini, pesan yang ingin disampaikan kepada teman-teman adalah “Kalau Jokowi Dilukai, Bukan Berarti Prabowo Pelakunya”.

Menjawab Fitnah dan Tudingan Miring Terhadap Prabowo Subianto

Let's speak with data & fact..

Tahu beliau kan? Beliau adalah seorang pecinta dan pengamat makanan yang sering bilang 'maknyus' di acara jejak kuliner. Tapi selain itu, beliau juga seorang jurnalis dan kolumnis senior. Artikel opininya banyak dimuat di Kompas, Tempo, Wall Street Journal, dll. Beliau pun pernah memimpin redaksi di 3 media nasional, serta diakui sebagai wartawan investigatif andal.

Tahukah anda bahwa Bondan Winarno juga adalah seorang anggota Gerindra? Pak Bondan bergabung dengan Gerindra dan mendukung penuh Prabowo jadi presiden, setelah mempelajari rekam jejak sosok tersebut beserta partainya. Mengingat beliau adalah seorang jurnalis dan pengetahuannya patut dihargai, maka pak Bondan sempat dalam Twitternya menjawab banyak tudingan miring orang-orang terhadap Prabowo, dan menegaskan pilihannya untuk Prabowo.

Berhubung disini banyak yang mengangkat issue miring seputar Prabowo, yang entah sampai dimana kapasitas dia sebenarnya dapat mengerti hal tersebut, maka saya akan mengutip jawaban Bondan Winarno disini terhadap issue itu. Kita lihat yang mana lebih akurat dan validisasinya lebih terpercaya berdasarkan status dan kualitas tokoh pembicaranya.


Twitseri Rekam Jejak Prabowo Subianto oleh @PakBondan
  1. Manteman tentu mengetahui, saya adalah seorang jurnalis dan kolumnis. Artikel opini saya dimuat Kompas, Tempo, Wall Street Journal, dll.
  2. Saya juga pernah pemimpin redaksi di 3 media nasional, serta diakui sebagai wartawan investigatif andal.
  3. 3. Sebelum saya gabung dan berjuang dengan @Gerindra, tentu saya teliti dulu rekam jejak @Gerindra dan @Prabowo08.
  4. Pada akhir tahun 1998 saya juga pernah mendampingi pejabat dari Washington DC mewawancarai @Prabowo08 selama 3 jam.
  5. Berbagai tuduhan dan fitnah ke @Prabowo08 saya teliti satu per satu. Mulai dari tuduhan penculikan, kerusuhan 1998, sampai keluarga. 

  6. Saya mulai twitseri ini dari awal: Saat @Prabowo08 memilih untuk jadi tentara walau beliau bisa kuliah di universitas terbaik AS.
  7. @Prabowo08 masuk AKABRI, karena terinspirasi oleh kisah kedua pamannya yang gugur tahun 1946 bersama Mayor Daan Mogot.
  8. @Prabowo08 juga ingin melanjutkan perjuangan ayahnya dan kakeknya: jiwa dan raga 100% untuk Merah-Putih.
  9. Saat memimpin Kopassus, kualitas kepemimpinan @Prabowo08 legendaris. Sampai sekarang anak buahnya masih loyal.
  10. @Prabowo08 pastikan kesejahteraan semua prajuritnya. Di medan perang, @Prabowo08 selalu pimpin dari garis terdepan.
  11. Bahkan, ada tiga momen di Timor Timur ketika @Prabowo08 diduga gugur karena putus kontak radio. Beliau sangat berani.
  12. Keberanian dan dedikasi @Prabowo08 menjadikan Kopassus salah satu pasukan elit terbaik dunia. Dihormati dan disegani.
  13. Prestasi @Prabowo08 sebagai Danjen Kopassus, a.l.: pembebasan sandera di Pegunungan Mapenduma, Papua.
  14. @Prabowo08 juga memimpin pendakian tim Indonesia ke puncak gunung Everest. Ia tidak mau kita dikalahkan Malaysia.
  15. Sekarang kita bicara 1998. Saat itu, keberpihakan @Prabowo08 pada proses demokrasi dan reformasi mengagetkan.
  16. Mungkin karena @Prabowo08 pernah sekolah di luar negeri, kala itu beliau termasuk perwira yang mendukung reformasi.
  17. Tuduhan pertama: @Prabowo08 cerai karena tidak becus mengurus keluarga. Sebenarnya: Beliau diusir keluarga Cendana.
  18. 
@Prabowo08 dianggap mengkhianati keluarga Cendana karena dua hal: Berani menganjurkan Presiden Suharto untuk mundur.
  19. Dan hal kedua: @Prabowo08 tidak gunakan senjata dan malah membiarkan demonstran masuk ke kompleks DPR/MPR.
  20. Tuduhan kedua: @Prabowo08 menculik & membunuh aktivis demokrasi. Sebenarnya: Tim Mawar bergerak cegah terorisme.
  21. Sebelum Tim Mawar dapat perintah mengamankan terduga teroris, terjadi peledakan bom di Jakarta Januari 1998.
  22. Peledakan bom ini, salah satunya di Tanah Tinggi ditujukan untuk ganggu Sidang Umum MPR bulan Maret 1998.
  23. Pada saat itu, perintah “mengamankan” bisa diartikan “menghabisi”. Tim Mawar tidak menghabisi mereka yang diamankan.
  24. Malahan, mereka yang diamankan dan dilepas oleh Tim Mawar, sebagian sekarang bergabung di @Gerindra.
  25. Apakah mereka mau bergabung dengan @Gerindra jika @Prabowo08 benar kejam seperti dituduhkan?
  26. Nah, bagaimana dengan mereka yang masih hilang? Silakan manteman cek hasil investigasi TEMPO edisi Widji Thukul.
  27. Hasil investigasi TEMPO menyimpulkan, ada tim lain yang bergerak! Bukan hanya Tim Mawar @Prabowo08.
  28. Apakah @Prabowo08 tahu siapa mengamankan mereka? Kalaupun ia tahu, Prabowo terikat sumpah prajurit.
  29. @Prabowo08 adalah prajurit sejati. Baginya sumpah prajurit adalah harga mati. Nama baik TNI harus ia jaga.
  30. Bagi @Prabowo08, lebih baik ia jadi tertuduh selamanya daripada nama baik TNI tercoreng karena ia buka mulut.
  31. Tuduhan ketiga: @Prabowo08 dalang kerusuhan Mei 1998. Sebenarnya: Prabowo adalah kambing hitam. 

  32. Kerusuhan Mei 1998 dipicu oleh naiknya harga BBM tanggal 4 Mei karena tekanan IMF untuk cabut subsidi.
  33. Sudah menjadi rahasia publik, bagaimana @Prabowo08 membujuk Panglima ABRI untuk turun tangan kendalikan situasi.
  34. Namun pada saat-saat genting, Panglima ABRI malah tinggalkan Jakarta untuk upacara seremonial di Malang.
  35. Tuduhan keempat: @Prabowo08 dicopot karena mau kudeta Habibie. Sebenarnya: Prabowo justru bergerak utk amankan Habibie.
  36. Sebagai Pangkostrad, @Prabowo08 mengikuti protap untuk mengamankan Ring-1 saat ibukota kembali memanas.
  37. Prosedur tetap ini dijalankan @Prabowo08 tanpa sepengetahuan Panglima ABRI. Panglima ABRI keliru analisa situasi.
  38. Panglima ABRI berasumsi, pergerakan pasukan ke Ring-1 harus atas perintah beliau. Beliau lapor ke Presiden Habibie.
  39. Karena informasi ini, Presiden Habibie berasumsi @Prabowo08 ingin kudeta. Prabowo dipanggil menghadap.
  40. Jika @Prabowo08 benar ingin kudeta, apakah ia akan datang ke Istana dan datang sendirian tanpa pasukan?
  41. Mendengar perintah Presiden Habibie untuk melepas jabatan sebagai Pangkostrad, @Prabowo08 kaget.
  42. Namun sebagai prajurit yang taat, ia ikuti perintah Presiden Habibie, lepaskan jabatan Pangkostrad dan jadi Dansesko ABRI.
  43. Lanjut lagi. Tuduhan kelima: @Prabowo08 ke Yordania untuk menghindari hukuman. Kenyataaan: Menghindari fitnah.
  44. @Prabowo08 adalah mantan Danjen Kopassus. Beliau terlatih di bidang intelijen dan kontra-inteligen.
  45. Kondisinya saat itu: ada pihak-pihak yang membutuhkan kambing hitam. Kalau bisa semua dituduhkan ke @Prabowo08.
  46. @Prabowo08 sadar, risikonya terlalu besar jika ia tetap di Jakarta. Rumahnya bisa “diisi” senjata, dan sebagainya.
  47. Oleh karena itu beliau memilih untuk pergi ke luar negeri. Ke Yordania dan Malaysia. Menghindari fitnah.
  48. Tuduhan keenam: @Prabowo08 kaya karena korupsi di masa Orba. Sebenarnya: Tahun 1998 Prabowo jatuh miskin.
  49. Rumah di Indonesia tidak punya, tabungan hanya cukup untuk hidup beberapa bulan saja di pengasingan.
  50. @Prabowo08 harus kerja keras sebagai pengusaha di luar negeri untuk dapat hidup dengan layak. Mengikuti jejak adiknya.
  51. Karena pengalaman sebagai pengusaha di luar, @Prabowo08 jadi tahu benar bagaimana asing eksploitasi SDA Indonesia.
  52. Tuduhan ketujuh: @Prabowo08 tidak ada sumbangsih untuk negeri pasca 1998. Sebenarnya: Sumbangsihnya luar biasa.
  53. Sumbangsih yang terbesar adalah: Mendirikan @Gerindra, partai politik moderen yang terbuka dan jelas visinya.
  54. @Gerindra tidak meminta mahar politik untuk mereka yang ingin maju sebagai bupati, walikota, gubernur dan legislatif.
  55. @Gerindra juga membuat rekomendasi berdasarkan kompetensi. Contoh: @ridwankamil didorong jadi Walikota Bandung.
  56. Contoh: Saya masuk ke @Gerindra, karena ikut seleksi terbuka. Biaya formulir hanya Rp. 50.000 saja. Yang lain juga sama.
  57. Selain @Gerindra, @Prabowo08 juga fokus tingkatkan prestasi olahraga kita. Khususnya pencak silat dan berkuda.
  58. Dalam masa kepemimpinan @Prabowo08, timnas pencak silat kita tidak pernah kalah di turnamen internasional.
  59. Tahun 2014 ini, @Prabowo08 juga berhasil jadikan tim polo berkuda kita terbaik di Asia. Kalahkan Cina, India, dan Korsel!
  60. Di bidang pertanian, @Prabowo08 sebagai Ketua HKTI kembangkan bibit-bibit unggul untuk tingkatkan panen per hektar.
  61. Di bidang pendidikan, sudah tidak terhitung lagi berapa banyak beasiswa sekolah dan kuliah yang diberikan @Prabowo08.
  62. Baru-baru ini, Yayasan Pendidikan Kebangsaan @Prabowo08 jalin kerjasama beasiswa S1 dengan Kerajaan Yordania.


SUMBER: http://www.merdeka.com/pemilu-2014/b...i-twitter.html

Bagi kalian yang sering mengalamatkan tudingan miring ke Prabowo Subianto, coba jelaskan apakah status pengetahuan anda lebih dapat dipercaya dibandingkan Bondan Winarno ini?

Anyway, saya pribadi lebih ingin menjadi seorang visioner yang berpikirnya kearah depan, bukan galauers yang berpikir kebelakang terus. Hampir semua orang punya sejarah kelam, tapi jangan jadikan hal itu sebagai barometer kalau dia tidak akan bisa memajukan negara. Klo punya semangat, karakter, prinsip, dan visi kenapa tidak?

Jika ingin berpikir kebekalang, pikirkan saja dekade ini. Prabowo semenjak mendirikan Partai Gerindra prestasi, sumbangsih, dan jasanya sudah ada dimana-mana lintas daerah. Silahkan tanyakan capres anda apakah prestasinya sudah lintas daerah juga? Atau baru dua daerah yang satu daerahnya saja masih perlu banyak perbaikan?



Mari majukan bangsa ditangan orang yang tepat! Salam Merdeka!


source : fdimension 






Prabowo dan Jokowi, Penilaian Kriteria Capres Melalui Kecakapannya Berkomunikasi

Let's speak with data & fact..
Salah satu kriteria penting dalam memilih Presiden adalah: Pilihlah pemimpin yang fasih berbahasa Internasional dan memiliki pergaulan luas dalam dunia internasional, why?


  • Salah satu kekuatan penting dalam memajukan negara yaitu dengan memadukan kerja sama internasional yang dapat menguntungkan kedua belah pihak melalui hubungan diplomasi yang cakap, dan hal ini hanya dapat terjalin dengan baik jika pemimpin kita ahli berkomunikasi.
  • Dalam pertemuan pemimpin negara apalagi yang berlangsung satu meja, acapkali terjadi pembicaraan yang sangat privasi dan rahasia bagi negara. Jangan sampai hal tersebut dibocorkan dan dibahayakan dengan adanya "penguping" dibelakang presiden yang disebut penerjemah bahasa.
  • Berbicara presiden, maka berbicara perihal negara secara nasional dan internasional. Bahkan mungkin internasionalnya lebih dominan. Keahlian berbahasa asing yang mumpuni bagi seorang pemimpin sudah jelas sangat dibutuhkan untuk mempererat hubungan luar negeri dan menghindari tindakan pembodohan oleh mitra luar.


FAKTA:
Prabowo Subianto mampu bicara enam bahasa: Bahasa Indonesia, Jawa, Belanda, Jerman, Perancis dan Inggris, sama seperti Proklamator Soekarno:

http://www.youtube.com/watch?v=kiUDI-jTqEQ

 
Jokowi Widodo hanya menguasai bahasa Indonesia dan Jawa, selebihnya nol. Bahasa Inggrisnya sungguh memprihatinkan dan jadi bahan tertawaan:

Dalam banyak video yang menggambarkan kedua Capres ini berkomunikasi dalam bahasa asing mengenai program pembangunan mereka serta persoalan seputar issue yang melekat di sekitar masyarakat, sangat jelas sekali level Prabowo jauh tinggi diatas Jokowi.

*Saran: Sebaiknya untuk pendukung Jokowi jangan ditonton klo gak mau malu.


Akankah anda menggantungkan kepemimpinan Indonesia kepada orang yang konyol dan bodoh secara pergaulan asing? Mari berpikir logis dan realistis!
Cobalah anda pikirkan martabat bangsa dan harga diri negara kedepan. Presiden itu sudah jelas dalam banyak kesempatan akan selalu berpidato di luar negeri. SBY selama 5 tahun periode pertama kepemimpinannya saja mungkin sudah berpidato lebih dari 10 kali dengan bahasa Inggris di luar negeri.

Sekali lagi cobalah anda pikirkan hal ini: Jika Jokowi terpilih nanti (mudah2an tidak. Aamiin..) apakah yang akan dia katakan saat ada konferensi pers internasional dimana dia harus berpidato? Apa yang akan diucapkan Jokowi di media live report Inggris dan Amerika? Mau pamer bahasa Jawa sambil bilang Rapopo dan aidonno?

Jika ada yang bilang bahasa Inggris tidak terlalu penting untuk presiden, dijamin otaknya sudah kelewat korslet akibat jiwa pencitraan yang dibawa capres pilihannya! Anda ingin mempermalukan negara ini dengan memamerkan sosok presiden yang kurus kering plus gak tau bahasa asing?

Berbicara mengenai pergaulan dunia internasional, tidak diragukan lagi Prabowo adalah masternya, salah satu putra bangsa yang paling berpengaruh di dunia internasional dan wawasan globalnya jangan lagi diragukan.

Kedekatannya dengan Raja Yordania, Abdullah II, mampu membuatnya dapat menyelamatkan ratusan nyawa TKW dengan kekuatan negosiasi dan melobinya yang tanggap. Belum lagi kedekatan beliau di negara lain entah itu di Malaysia, China, dll. Tapi meski begitu, Prabowo memiliki prinsip kuat untuk tidak ingin menjadi kacung dari mitra luarnya.



Spoiler for Prinsip Prabowo - Hubungan Luar Negeri
Prabowo Subianto
27 Maret ·
Bicara mengenai hubungan luar negeri, saya percaya bangsa Indonesia ingin dikenal sebagai bangsa yang ramah & damai. Kita tidak ingin mendominasi bangsa lain, menjajah bangsa lain, apalagi menginjak hak orang lain.

Oleh karena prinsip itu, kepada orang asing yang bertemu saya katakan: Aku Prabowo Subianto ingin jadi mitramu, kawanmu. Aku ingin berdiri sama tinggi, duduk sama rendah. Tapi kalau kau ingin aku jadi pesuruhmu, pionmu, kacungmu, saya katakan tidak!

Prabowo, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan bangsa Indonesia tak ingin berlutut kepadamu. Kami tidak ingin jadi kacungmu, tidak ingin jadi budakmu! Kami tidak ingin terus melihat kekayaan alam Indonesia diangkut kapal-kapal besar ke luar negeri untuk memperkaya dirimu sementara rakyat Indonesia kelaparan!

Jika pada 9 April 2014 ini publik memberikan mandat kepada Gerindra, Indonesia harus jadi produsen, bukan konsumen yang terus menerus impor produk. Indonesia akan produksi mobil, motor, helikopter, dan kapal-kapal sendiri. Tidak akan terus bergantung pada produk asing.

Oleh karena prinsip saya ini, oleh karena keterbukaan saya dalam berbicara, tentu akan ada pihak-pihak yang risau.

Pihak-pihak yang risau ini telah dan terus akan berupaya untuk mencoreng citra saya, dan citra Gerindra di masyarakat dalam dan luar negeri. Namun saya tidak takut. Saya tidak gentar. Saya yakin publik Indonesia cukup cerdas untuk memilah, mana yang fitnah dan mana yang benar!

Saudara-saudaraku. Pada Pemilu hari Rabu, tanggal 9 April 2014 ini mari kita suarakan cita-cita kita. Suarakan bahwa Indonesia ingin berdiri di atas kaki sendiri, berdaulat secara ekonomi dan berdaulat secara politik. Indonesia ingin bangkit kembali menjadi Macan Asia tahun ini, tahun 2014! Bukan nanti-nanti, bukan kapan-kapan!

Jika saudara sependapat dengan saya, sebarluaskanlah pesan ini. Terima kasih. Salam Indonesia Raya,


Jokowi? Sadarlah kawan, Jokowi dikenal Amerika baru kemarin sore, itupun atas bantuan James Riady dan cukong-cukong lainnya yang siap mengeruk kekayaan bangsa dengan semena-mena. Jokowi yang tidak tahu bahasa asing jadi presiden: negara kita akan ditipu, dibodohi, disadap, dimata-matai, diintimidasi, dihancurkan dari luar dan dalam, dan presiden kita cuma bisa bilang "RAPOPO!". Presiden kita adalah seekor kacung, dan kitapun juga cuma bisa bilang "RAPOPO!". Apakah anda tidak khawatir akan keselamatan bangsa ini? Renungkan kawan, suaramu menentukan nasib bangsa.

Semoga kita semua disini lebih cenderung pada fakta dan kenyataan daripada asumsi dan opini tendensius! Salam Indonesia Raya. #SAVENKRI

Menjawab "Black Campaign" Terhadap Prabowo-Hatta

Dalam setiap pemilu, black campaign tampaknya sudah menjadi suguhan wajib yang dilontarkan dari berbagai pihak untuk menyerang lawan politik. Tentu saja maksudnya adalah agar pendukung dari kubu tersebut menjadi ragu dalam memilih nanti.

Dalam kacamata saya pribadi, hal seperti ini menjadi tidak sehat jika fokusnya hanya pada penyerangan dan bukan perbandingan. So, jika ingin kampanye yang edukatif, lebih seringlah introspeksi diri dan memakai data-data yang valid.


PRABOWO SUBIANTO
Quote:Prabowo Subianto Terlibat Kasus Kejahatan HAM Mei 1998?

1. Bondan Winarno sebagai wartawan senior yang handal dan pernah memimpin banyak redaksi media nasional memaparkan jawaban yang cermat dan lugas terhadap tuduhan-tuduhan yang dialamatkan kepada Prabowo tersebut berdasarkan investigasi yang dia lakukan. Mengenai tuduhan HAM, kepergian Prabowo ke Yordania, masalah keluarga, dll dijelaskan dengan rinci dalam Twitserinya.

Selengkapnya: Bondan Winarno: Menjawab Fitnah dan Tudingan Miring Terhadap Prabowo Subianto
2. Siti Zuhro, Pengamat dan Guru Besar Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), mengatakan bahwa pembahasan mengenai latar belakang bakal calon presiden Indonesia, Prabowo Subianto, sudah selesai. Kasus dugaan pelanggaran Hak Azasi Manusia (HAM) dan isu penculikan bukan saatnya disematkan kepada bekas Panglima Komando Strategis Angkatan Darat itu. Pasalnya, Prabowo pernah juga ikut dalam kontestasi Pilpres pada 2004 lalu, dan lolos dalam persyaratan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Selengkapnya: Pengamat: Masa Lalu Prabowo Sudah Selesai
3. Cak Nun yang merupakan Tokoh Intelektual dan memiliki banyak peran di masa lalu pasang badan membela Prabowo atas tuduhan penculikan dan menantang siapapun yang dapat membuktikan beliau melakukan penculikan.

Selengkapnya:
4. Prabowo Subianto dalam beberapa wawancara sebenarnya sudah sering membahas masalah tuduhan penculikan tersebut. Berikut beberapa artikel yang dapat dijadikan referensi masukan dan pertimbangan:

Quote:Prabowo Subianto Memiliki Hutang 14 Trilun di PT. Kiani Kertas?

PT Kertas Nusantara (sebelumnya PT Kiani Kertas) sepanjang tahun 1991 sampai dengan 2001 pernah meminjam uang dari 143 kreditur untuk membiayai ekspansi perusahaan. Pada periode tahun 2005 sampai dengan 2011, perusahaan sempat mengalami kesulitan dalam melunasi pinjaman yang sudah jatuh tempo. Namun pada bulan November 2011, semua masalah pembayaran utang sudah diselesaikan di Pengadilan Niaga dengan restrukturisasi utang.

"Kita harus ingat, Prabowo adalah pengusaha yang sangat handal. Tidak mungkin Prabowo membiarkan perusahaan yang ia punya saham untuk berutang tanpa penyelesaian. Kita semua tahu, tahun 2005 lalu Prabowo sendiri yang mengantar uang tunai ke Bank Mandiri sebesar Rp 2,1 triliun untuk melunasi pinjaman PT Kertas Nusantara dari Bank Mandiri yang jatuh tempo," ujar Pola Winson, Direktur Utama PT Kertas Nusantara.

Selengkapnya: Prabowo Digoyang Isu Utang Rp. 14 Triliun
Quote:Prabowo Subianto Tidak Memiliki Prestasi Pada Negara?

Prabowo Subianto sejauh ini belum pernah memiliki kewenangan dalam mengelola pemerintahan, meskipun begitu jasanya terhadap negara telah banyak dibuktikan. Dalam konteks kepresidenan, berbicara prestasi pemimpin tidak cukup pada skala daerah, tapi harus membanggakan sampai ketingkat nasional.

Berikut beberapa jasa Prabowo terhadap negara diluar prestasinya sewaktu masih militer:
- Mendirikan program Taruna Nusantara yang mengirim banyak anak-anak negeri yang berpotensi untuk sekolah di luar negeri. [BACA]
- Memiliki sumbangan besar terhadap prestasi olah raga anak bangsa berjaya di kancah internasional khususnya Pencak Silat dan Polo Berkuda. [BACA]
- Menyelamatkan kurang lebih 300 TKW berkat pergaulan internasionalnya dan kedekatannya dengan Raja Yordania. [BACA]
- Membanggakan Indonesia dengan membentuk Tim yang pertama kali mengibarkan Merah Putih di puncak Everest. [BACA]
- Menyediakan ambulans gratis melalui Partai Gerindra hampir di semua provinsi se-Indonesia. [BACA]
- Mencanangkan banyak sayap pergerakan (Tidar, Revolusi Putih, dll) guna kemajuan sumber daya manusia sejak dini. [BACA]

Selengkapnya:
Quote:Prabowo Subianto Pernah Melempar Ponsel Karena Batal Dukungan?

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Suryadharma Ali, membantah kabar yang menyebutkan dirinya pernah dilempar telepon seluler (ponsel) oleh Prabowo Subianto, karena tak jadi mendukung pada Pemilu 2009. Menurut Suryadharma, PPP tak jadi mendukung Partai Gerindra pada 2009 lalu, lantaran perolehan suara mereka tak cukup. Sebab, suara PPP dan Gerindra kala itu, tak mencapai 20 persen kursi. "Karena tidak mencukupi maka koalisi itu tidak dilanjutkan," imbuhnya.

"Tidak benar saya dilempar HP sama Pak Prabowo. Itu tidak benar," kata Suryadharma di KPK, Jakarta, Selasa (6/5/2014).

Selengkapnya: Suryadharma Ali Bantah Pernah Dilempar Ponsel Oleh Prabowo

  Hatta Rajasa
Quote:Hatta Rajasa Kebal Hukum Karena Anaknya Tidak Dipidana Akan Kasus Penabrakan?

1. Hatta Rajasa telah memberi santunan pada keluarga korban, meminta maaf dan berjanji akan menanggung biaya pendidikan anak korban hingga ke perguruan tinggi. Bagi Ukar Supriyatna (41) kakak ipar Harun, kedatangan Hatta menyambangi keluarganya merupakan itikad baik yang perlu dihargai. Apalagi, Hatta meyakinkan pihaknya akan bertanggung jawab penuh atas musibah ini.

"Insya Allah saya akan beri santunan. Anaknya yang masih sekolah terutama akan diberikan santunan biaya, kami beri kesempatan sampai selesai sekolahnya," kata Hatta.

Selengkapnya: Hatta Tanggung Pendidikan Anak Korban BMW Maut
2. Eman, Ayah Reihan bocah 15 bulan yang tewas saat kecelakaan maut di Tol Jagorawi menjadi saksi di persidangan. Eman mengaku tidak akan menuntut Rasyid Rajasa terkait kecelakaan yang menewaskan putra bungsunya tersebut.

"Ini sudah jalan tuhan saya tidak menuntut lagi. Keinginan saya ini diselesaikan secara persaudaraan, saya sudah ikhlas," ujarnya di depan majelis hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (18/2).

Eman mengatakan, saat kejadian dia dan istrinya menumpang Daihatsu Luxio bernomor F 1622 CY, yang dikendarai Frans Jonar Sirait (38). Eman mengaku telah memaafkan Rasyid. Keluarga Hatta Rajasa juga sudah memberikan bantuan.

"Saya sudah ikhlas. Rasyid dan keluarga juga sudah memberikan itikad baik. Kita sudah kayak keluarga," ujarnya.

Selengkapnya: Di depan hakim, keluarga korban tak mau menuntut Rasyid
3. Masalah penegakan hukum perihal pelaku yaitu Rasyid, hal itu perlu tuntutan lebih lanjut dari keluarga korban. Dan faktanya keluarga korban sudah ikhlas dan memaafkan sehingga merasa tidak perlu menuntut lagi. Rasyid sendiri sudah dikenakan Wajib Lapor berdasarkan pertimbangan polisi atas beberapa hal.

Selengkapnya: Tak Ditahan, Rasyid Rajasa Hanya Kena Wajib Lapor
Black campaign akan selalu ada dan muncul kepermukaan, tapi tentu akan lebih bijak jika kita melakukan kampanye positif (white campaign) dan lebih fokus pada tokoh yang didukung dengan menampilkan hal-hal menarik mengenai diriinya. Daripada harus menyerang membabi buta ke lawan politik yang menjurus ke fitnah dan menimbulkan dosa.

Mari kita menjaga etika dan menjadi salah satu corong perdamaian manusia dengan melakukan hal-hal lebih bijak di media sosial ini. Bukankah negara ini di mata dunia dipandang sebagai negara paling sopan? Yang senantiasa menyunggingkan senyum kepada bule-bule yang lewat? Mengapa sesama anak bangsa harus saling serang?


Source : FDimension
#SalamPersatuanINDONESIA RAYA

Mungkin Ini Yang Akan Terjadi Jika Jokowi-JK Terpilih Nanti

Seperti yang anda tahu, Senioritas, Pengalaman, Pengetahuan, dan Integritas JK dalam pemerintahan yang berbasis nasional, semuanya jauh tinggi diatas Jokowi. Hal ini sangat kontras dengan fenomena dimana JK justru jadi Cawapres dari Jokowi yang baru mengenal kepemimpinan skala daerah.

Jika nanti mereka terpilih dalam kursi kepemimpinan RI, besar kemungkinan akan terjadi hal-hal lucu karena ketidakseimbangan pengalaman dan posisi diantara keduanya. 
Contohnya seperti hal ini:


No Offense, sekedar hiburan aja..

Prabowo, Jokowi dan Pergaulan di Dunia Internasional

Let's speak with data & fact..

Presiden sudah jelas harus memiliki wawasan global yang mumpuni, karena ini berbicara pemimpin negara, bukan kepala desa. Klo kepala desa bahasa Inggrisnya rancu dan kacau kyak Vicky Prasetyo, kita gak perlu malu, dia sendiri yg malu. Tapi klo pemimpin negara kita kagak tau bahasa Inggris, gak punya wawasan terhadap dunia Internasional, gak paham pasar bebas, gak tahu cara menghadapi iklim era globalisasi, kalian bisa gak menanggung beban malu itu?

Berbicara dunia Internasional, coba perhatikan kiprah dan pergaulan sosok yang satu ini.


Prabowo Subianto diterima oleh Perdana Menteri Korea Selatan:
Belum jadi presiden sambutannya sudah sangat terhormat, jalan ditengah pula. Mantap dan membanggakan gak?

Prabowo Subianto menjadi pembicara di National Defense University, Beijing, Tiongkok:
Sangat pede berbicara di atas podium universitas Beijing. Bandingkan dengan Capres pilihan anda klo berdiri di podium begini apa gak gemeteran?


Prabowo Subianto menjadi pembicara di National Defense University, Beijing, Tiongkok:
Ini masih di Beijing, kurang tau pak Prabowo dapat penghargaan apaan. Tapi gayanya begitu berwibawa dan sangat membanggakan.

Prabowo Subianto bersama sahabat baiknya, Raja Yordania, Abdullah II:
Seperti yang kita tahu, Prabowo sangat dekat dengan Raja Yordania, bahkan karena kedekatannya Prabowo sudah berjasa membebaskan kurang lebih 300 TKW kita di negeri sana.


Prabowo Subianto menjadi pembicara di NTU, Singapura:
Sekarang ke Singapura, klo gak salah lihat videonya di YouTube. Sambutan dan applausenya meriah banget!


Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri Korea Selatan:
Prabowo dengan PM Korsel, Jung Hong-won. Terasa kan aura kepemimpinannya?


Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri Kamboja:
Sama PM Kamboja. Karismanya terlihat, mantap salamannya.


Prabowo Subianto menerima 10 duta besar Amerika Selatan di rumahnya:
Prabowo sudah biasa melakukan pertemuan internasional di rumahnya sendiri. Capres lain cuma bisa ikut bu ketum, miris....

Prabowo Subianto menerima kunjungan 10 Duta Besar Eropa di DPP Partai Gerindra:
Nih pak PS sekarang bersama 10 Duta Besar Eropa di DPP Gerindra. Coba bandingkan dengan Capres laen bisa gak ngimbangin pertemuan-pertamuan internasional begini?

Prabowo Subianto bersama sahabat baiknya, Raja Yordania, Abdullah II
Prabowo duduk bersama para pemimpin dunia udah gak bisa bedain lagi beliau ini udah presiden atau masih proses.
"Inilah Prabowo Subianto, sosok calon pemimpin yang paling pantas untuk memimpin Indonesia, calon pemimpin yang berwawasan global. Sudah saatnya memilih pemimpin yang mampu menjadikan Indonesia sebagai macan asia dan disegani dunia."
(Jono Nugroho)
 
Bagaimana dengan Jokowi? 

 
Perhatikan baik2 tampangnya, miris banget. Capres kok ngono?
 
Ini Capres ? Kok begini ya karisma dan wibawanya begitu kosong.















































YA TUHAN, mau dibawa kemana harga diri bangsa ini klo punya pemimpin macam begini?



Ayolah teman-teman, pikirkan harga diri bangsa! Tanggalkan fanatik buta, tanggalkan fanatik ideologi, mari sama2 berjuang untuk kedaulatan dan martabat bangsa di dunia Internasional dengan memilih pemimpin yang porsi kapasitasnya mumpuni!  
Salam Kemajuan Indonesia Raya!

follow

Popular Posts

Exchanger