Mau MODIS, CANTIK, tapi TIDAK SADAR malah merusak ARTI JILBAB itu sendiri ?
Berpakaian tanpa bermaksud supaya dikenal, baik itu dengan mengenakan
pakaian yang berharga mahal maupun yang mu- rah, jika niatnya untuk dibanggakan
karena harganya atau- pun yang kumal jika bermaksud agar dikenal sebagai orang
yang ta'at (riya'). "Siapa yang mengenakan pakaian tersohor (bermaksud
supaya dikenal) di dunia, maka Allah akan mem- berinya pakaian hina di hari
Kiamat, lalu dinyalakan apa pada pakaian tersebut."
Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan
pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan
perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya, dan hendaklah
mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan
perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah
suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami
mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera
saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau
wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau
pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap
wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita... (QS
an-Nur [24]: 31)
Menurut Wikipedia Jilbāb (Arab: جلباب ) adalah busana muslim terusan panjang menutupi seluruh badan kecuali tangan, kaki dan wajah yang biasa dikenakan oleh para wanita muslim. Penggunaan jenis pakaian ini terkait dengan tuntunan syariat Islam untuk menggunakan pakaian yang menutup aurat atau dikenal dengan istilah hijab. Sementara kerudung sendiri di dalam Al-Qur'an disebut dengan istilah khumur, sebagaimana terdapat pada surat An Nuur ayat 31:
Secara etimologis jilbab berasal dari bahasa arab jalaba yang berarti menghimpun atau membawa. Istilah jilbab digunakan pada negeri-negeri berpenduduk muslim lain sebagai jenis pakaian dengan penamaan berbeda-beda. Di Iran disebut chador, di India dan Pakistan disebut pardeh, di Libya milayat, di Irak abaya, di Turki charshaf, dan tudung di Malaysia, sementara di negara Arab-Afrika disebut hijab
Di Indonesia, penggunaan kata "jilbab" digunakan secara luas sebagai busana kerudung yang menutupi sebagaian kepala perempuan (rambut dan leher) yang dirangkai dengan baju yang menutupi tubuh kecuali telapak tangan dan kaki.Kata ini masuk dalam lema Kamus Besar Bahasa Indonesia pada tahun 1990 bersamaan dengan mulai populernya penggunaan jilbab di kalangan muslimah perkotaan. Dalam kosakata bahasa Indonesia menurut KBBI, jilbab adalah kerudung lebar yang dipakai perempuan muslim untuk menutupi kepala dan leher sampai ke dada Secara umum mereka yang menutupi bagian itu disebut orang yang berjilbab.
Di Indonesia, penggunaan kata "jilbab" digunakan secara luas sebagai busana kerudung yang menutupi sebagaian kepala perempuan (rambut dan leher) yang dirangkai dengan baju yang menutupi tubuh kecuali telapak tangan dan kaki.Kata ini masuk dalam lema Kamus Besar Bahasa Indonesia pada tahun 1990 bersamaan dengan mulai populernya penggunaan jilbab di kalangan muslimah perkotaan. Dalam kosakata bahasa Indonesia menurut KBBI, jilbab adalah kerudung lebar yang dipakai perempuan muslim untuk menutupi kepala dan leher sampai ke dada Secara umum mereka yang menutupi bagian itu disebut orang yang berjilbab.
Menurut Muhammad Nashiruddin Al-Albany kriteria jilbab yang benar harus menutup seluruh badan, kecuali wajah
dan dua telapak , jilbab bukan merupakan perhiasan, tidak tipis, tidak
ketat sehingga menampakkan bentuk tubuh, tidak disemprot parfum, tidak menyerupai pakaian kaum pria atau pakaian wanita-wanita kafir dan bukan merupakan pakaian untuk mencari popularitas
Pendapat yang sama sebagaimana dituturkan Ikrimah, jilbab itu menutup bagian leher dan mengulur ke bawah menutupi tubuhnya, sementara bagian di atasnya ditutup dengan khimâr (kerudung) yang juga diwajibkan, sesuai dengan salah satu ayat surah An-Nur 24:31 diatas
Segelintir orang menggunakan Jilbab atau hijab sebagai fashion atau style dan
eksperimen masyarakat dalam berpakaian. Jilbab modis atau jilbab gaul
merupakan suatu style yang diciptakan dan yang saat ini sedang ngetren
di kalangan kaum hawa khususnya remaja, namun masih banyak model jilbab
modis atau jilbab gaul ini tak sesuai dengan syariat islam.
Nggak jarang fenomena ini timbul karena banyak masyarakat yang ikut
arus tren jilbab para selebriti Indonesia yang nampak anggun dengan
pakaian muslimahnya, namun tak semua artis Indonesia tahu benar tentang
cara berhijab yang sesuai dengan syariah Islam.
Sebab biasanya artis ingin mempunyai ciri khas menjadi brand dirinya
sehingga para artis membuat model berhijab dengan model yang berbeda
bahkan sampai ada yang cara berhijabnya tak sesuai dengan aturan atau
syariat islam yang ada. Misalnya memakai jilbab yang tak menutupi dada
dan meninggikan gulungan rambut seperti sanggul di balik jilbab yang
mereka pakai.
Katanya mau modis sih, mau cantik
sih, tapi apa ga sadar itu malah merusak arti dari jilbab itu sendiri
Ini beberapa HIJAB/ JILBAB modis yang tidak sesuai syariat Islam.
1. Ikat rambut tinggi banget seperti sinetron "jinny oh jinny"
1. Ikat rambut tinggi banget seperti sinetron "jinny oh jinny"



“ada 2 golongan ahli neraka belum pernah dilihat , pertama kaum yang
memiliki cambuk seperti ekor sapi yang dipakai
untuk mencambuk manusia. Kedua, kaum wanita yang berpakaian tetapi telanjang yaitu yang berjalan berlenggak lenggok, kepala mereka bagaikan punuk unta. Mereka tidak akan masuk Surga dan tidak akan mencium bau Surga, padahal bau Surga bisa dicium dari jarak yang sangat jauh ” [HR.Imam dan Muslim]



2. Make Jilbab mengikuti Cara pakai Kerudung agama lain
![]() |
| Kerudung Ala Biarawati |
![]() |
| Kerudung Ala Yahudi |
![]() |
| Kristen Ortodoks |
![]() |
| Hindu (India) |
![]() |
| Hindu (India) |
![]() |
| Jilbab Modis |
![]() |
| jilbab modis seperti biarawati |
Model kerudung seperti itu menyerupai biarawati,! Seperti yang
kita ketahui, bahwa siapa pun yang menyerupai suatu kaum Yahudi, maka dia sama
seperti kaum itu. Biarawati itu bukan seorang muslim, Jadi
tidak perlu diikut-ikut gaya penutup kepalanya.
Hati-hati dengan kerudung-kerudung model terbaru. Bisa saja kerudung itu menyerupai suatu kaum kafir, namun dimodifikasi hingga tampak samar.
Be carefully...
Hati-hati dengan kerudung-kerudung model terbaru. Bisa saja kerudung itu menyerupai suatu kaum kafir, namun dimodifikasi hingga tampak samar.
Be carefully...
3. Jilbab dililit dileher
![]() |
| Jilbab Modis yang dililit di leher |
Dengan melilitkan Jilbab ke leher, otomatis lilitan itu akan mengikuti
bentuk leher. Kontradiksi dengan syariat berjilbab yang tidak boleh
menggunakan kerudung yang membentuk lekuk tubuh (leher kan bagian dari
tubuh juga,). Memasukkan jilbab ke dalam baju juga sama
seperti melilitkan kerudung di leher. Kerudung jadi mengikuti lekukan
leher.
Satu lagi, dengan melilitkan kerudung ke leher atau memasukkan kerudung ke dalam baju, otomatis kain kerudung tidak terjulur menutupi dada. Padahal syari'atnya, kerudung harus menjulur menutupi dada.
Don't do it!!!
Satu lagi, dengan melilitkan kerudung ke leher atau memasukkan kerudung ke dalam baju, otomatis kain kerudung tidak terjulur menutupi dada. Padahal syari'atnya, kerudung harus menjulur menutupi dada.
Don't do it!!!
4. Kerudung tidak menutupi dada
Aturan ini sudah ada sejak empat belas abad silam, yang tercantum dalam firman Allah SWT dalam QS An Nur ayat 31 diatas,
Aturan ini sudah ada sejak empat belas abad silam, yang tercantum dalam firman Allah SWT dalam QS An Nur ayat 31 diatas,



5. Bawahan leging/celana botol
Wah, yang ini sungguh terlalu. Leging ataupun jeans ketat (orang sekitar saya menyebutnya celana botol) sangat fatal akibatnya jika digunakan. Jauh sekali dari syariat berpakaian yang telah diatur oleh agama Islam.
Fashion seperti ini sangat bertentangan dengan konsep aurat wanita Islam
(walaupun menutupi seluruh badan). Karena tipis dan terlalu ketat,
sehingga menampakkan lekuk tubuh wanita. Pemakaian celana ketat bagi
wanita yang berkerudung seperti menghina syariat Islam. Hal ini akan
menyebabkan dosa, karena akan memancing perhatian orang-orang yang tidak
dijaga Allah hatinya. Jika orang-orang yang tidak dijaga oleh Allah
hatinya itu berdosa, maka yang membuat mereka berdosa juga akan berdosa
lho!
Karena itu,
HENTIKAN FASHION SEPERTI INI!
Ini akibatnya pake celana ketat/jeans..................... mengumbar syahwat
Tidak ada kompromi.
Menggunakan baju ketat = menampakkan lekuk tubuh.
Dan ini tidak dibenarkan dalam Islam.
Jangan dilakukan!!!
6. Pakai jilbab, tapi poninya kelihatan



Untuk apa berjilbab kalau poninya kelihatan? rambutkan aurat? saya pernah nanya ke salah satu orang yang begitu. dia malah jawab : "heheheh, takut poninya rusak" Astagfirullah..........
7. Pakai jilbab tapi pake baju tangan pendek atau celana pendek...
Ini sama saja penghinaan terhadap syariat Islam............ Ya Allah
Seperti firman-Nya dalam QS al A’raf ayat 26 yang artinya :
Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat.
Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat.
Make jilbab yang sewajarnya aja lah. kalaupun belum siap untuk jadi
jilbaber, setidaknya jangan merusak arti dari jilbab itu sendiri yang berfungsi
MENUTUP aurat. ingat MENUTUP, bukan MEMBUNGKUS !
8) Memakai ikat pinggang pada baju yang longgar
Tidak sedikit wanita yang sudah jelas menggunakan baju yang longgar, justru menggunakan ikat pinggang untuk menampakkan body-nya. Alasannya? Macam-macam. Ada yang takut dibilang gemuk, kayak ibu-ibu, dan sebagainya. Ini sudah aturan, Tidak boleh menampakkan lekuk tubuh.

Itulah beberapa penyimpangan jilbab yang terjadi dalam waktu-waktu
terakhir. Allah telah menyediakan pakaian terbaik untuk hamba-hambanya.
Seperti firman-Nya dalam QS al A’raf ayat 26 yang artinya
“Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat.
Inilah aturan jilbab yang sesuai dengan syariat Islam:
a) Menutupi seluruh tubuh kecuali yang diperbolehkan terlihat (wajah dan tangan)
b) Jilbab bukan untuk kecantikan atau menarik perhatian orang (tidak berbentuk pakaian aneh yang menarik perhatian atau berwarna-warni)
c) Terbuat dari bahan yang tebal, tidak tipis
d) Longgar, tidak berupa pakaian yang sempit dan ketat yang dapat menampakkan lekuk tubuh.
e) Tidak menyerupai laki-laki
f) Tidak menyerupai pakaian wanita kafir
g) Tidak dibubuhi minyak wangi.
h) Tidak menampakkan rambut sedikit pun.
Kira-kira seperti gambar di bawah ini lah:
Seperti firman-Nya dalam QS al A’raf ayat 26 yang artinya
“Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat.
Inilah aturan jilbab yang sesuai dengan syariat Islam:
a) Menutupi seluruh tubuh kecuali yang diperbolehkan terlihat (wajah dan tangan)
b) Jilbab bukan untuk kecantikan atau menarik perhatian orang (tidak berbentuk pakaian aneh yang menarik perhatian atau berwarna-warni)
c) Terbuat dari bahan yang tebal, tidak tipis
d) Longgar, tidak berupa pakaian yang sempit dan ketat yang dapat menampakkan lekuk tubuh.
e) Tidak menyerupai laki-laki
f) Tidak menyerupai pakaian wanita kafir
g) Tidak dibubuhi minyak wangi.
h) Tidak menampakkan rambut sedikit pun.
Kira-kira seperti gambar di bawah ini lah:

Ngeri kalau membaca sabda Rasulullah yang artinya:
“Aku menengok ke dalam surga maka kulihat kebanyakan penghuninya adalah orang-orang miskin. Aku menengok ke dalam neraka maka kulihat kebanyakan penghuninya adalah kaum wanita.”
Tidak akan pernah merugi hamba yang mengikuti perintah Rabb-Nya. Karena itu semua akan kembali pada diri kita sendiri. Menggunakan jilbaba sesuai syariat Islam memiliki banyak keutamaan, diantaranya:
1. Menjaga kehormatan.
2. Membersihkan hati.
3. Melahirkan akhlaq yang mulia.
4. Tanda kesucian.
5. Menjaga rasa malu.
6. Mencegah dari keinginan dan hasrat syaithoniah.
7. Menjaga ghirah.
8. Dan lain-lain.
Firman Allah SWT dalam QS Al Ahzab ayat 59, yang artinya:
“Hai Nabi! Katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu’min semua hendaklah mereka melabuhkan jilbab-jilbab mereka atas (muka-muka) mereka. Yang demikian itu lebih memastikan mereka agar dikenali (sebagai wanita Islam) supaya mereka tidak diganggu.”
Sebagian besar dari kita pasti tidak asing mendengar sebuah hadist yang diungkapkan oleh Rasulullah sejak lebih dari 14 abad silam. Hadist itu menjadi satu kebanggaan kaum muslimah.
Berikut makna dari hadist itu:
Dari ‘Abdullah bin ’Amr, bahwa Rasulullah saw. telah bersabda, “Dunia ini laksana perhiasan dan perhiasan yang paling baik adalah wanita shalihah.” (HR. Muslim no. 2668 CD, Nasa’i, Ibnu Majah, dan Ahmad)
Wanita itu indah. Sangat indah. Tidak banyak orang yang dapat bertahan oleh godaan makhluk indah itu. HANYA ORANG-ORANG YANG ALLAH JAGA HATINYA YANG DAPAT MENGHADAPI UJIAN WANITA DENGAN BAIK. Bahkan, suatu kaum yang memiliki catatan sejarah gemilang pada masa lalu, yaitu Bani Israil, mendapati fitnah pertamanya dikarenakan wanita, seperti perkataan Rasulullah dalam hadist yang berarti:
“Tidaklah kutinggalkan sesudah aku wafat, fitnah yang lebih berbahaya atas laki-laki daripada wanita. Sesungguhnya fitnah pertama pada Bani Israil dulunya terdapat pada kaum wanita”
Mungkin karena hal itu, keturunan Bani Israil saat ini, yaitu Yahudi, memiliki dendam kesumat terhadap wanita, khususnya wanita muslim.
Tapi apapun alasannya, saat ini kaum wanita SEDANG DISERANG SECARA BERTUBI-TUBI. Memang bukan tank-tank perang atau baracuda yang menyerangnya, tapi lebih dahsyat dari itu. Namun hanya sedikit yang menyadarinya.
Anda Muslim? Anda berjilbab? Sudahkah jibab Anda mengikuti
syar'i? atau anda hanya ikut ikutan agar di bilang trendy?
JILBAB itu WAJIB !!!
Ga ada hubungannya ke tingkah laku. Jika dia salah, salahkanlah ORANGNYA !!!
Karna jilbab itu KEWAJIBAN DIRI, bukan KESIAPAN HATI
Semoga ilmu ini bermanfaat.
Jika terdapat kekurangan mohon diingatkan dan diperbaiki.
Mohon atas segala kekhilafan.
Sesungguhnya kebenaran datang dari Allah, dan janganlah kamu menjadi orang yang ragu-ragu.
Mohon atas segala kekhilafan.
Sesungguhnya kebenaran datang dari Allah, dan janganlah kamu menjadi orang yang ragu-ragu.
Wallahualam bis shawab...
Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh...






















