Wiranto Diminta Klarifikasi Sebagai Atasan Prabowo! Semakin Dizhalimi, Prabowo Semakin Banyak Pendukungnya
Kubu Prabowo-Hatta menunggu klarifikasi dari Jenderal (purn) Wiranto terkait isi surat Dewan Kehormatan Perwira (DKP) tentang pemberhentian Prabowo Subianto dari Tentara Nasional Indonesia. Hal itu dikatakan oleh juru bicara Prabowo-Hatta, Nurul Arifin.
"Kami menunggu klarifikasi dari pak Wiranto. Bikin saja penjelasan kepada masyarakat agar tidak dibuat pusing," kata Nurul di kawasan Kebayoran Baru, Sabtu (14/6/2014).
Politisi Golkar menilai beredarnya surat DKP itu merupakan bentuk kampanye hitam. Ia pun menyayangkan pada saat Prabowo menjadi Cawapres Megawati di 2009 surat DKP tidak muncul dan isu HAM tidak dipersoalkan pada Pemilu yang sama.
"Ini tidak fair, pada 2009 tidak dibuka saat (Prabowo) menjadi Cawapres Megawati. Ini bentuk kampanye hitam," tuturnya.
Meski Prabowo banyak diserang kampanye hitam, Nurul optimis dukungan akan semakin kuat. Menurutnya, rasa simpati dan empati akan semakin mengalir saat Prabowo diserang oleh isu-isu negatif.
"Semakin kita didzolimi, semakin banyak pendukung kita. Kami diuntungkan dari empati dan dukungan masyarakat," ujarnya.
Meski Prabowo banyak diserang kampanye hitam, Nurul optimis dukungan akan semakin kuat. Menurutnya, rasa simpati dan empati akan semakin mengalir saat Prabowo diserang oleh isu-isu negatif.
"Semakin kita didzolimi, semakin banyak pendukung kita. Kami diuntungkan dari empati dan dukungan masyarakat," ujarnya.

